Selasa, 14 Oktober 2014

Pertemuan 2 : Hakikat dan Ilmu

hai semuanya :)

saya ingin membagi apa yang saya pelajari di pertemuan kedua pelajaran ini. tetapi sebelum masuk ke materi, saya ingin mereview sedikit tentang apa itu filsafat serta latar belakangnya.
Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki segala sesuatu secara mendalam dengan menggunakan akal sampai pada hakikatnya. filsafat juga tidak mempersoalkan gejala-gejala atau fenomenanya, tetapi lebih kepada hakikat dari suatu fenomena. latar belakang filsafat adalah mengubah mitos menjadi logos (ilmu), serta abad Yunani Kuno dianggap sebagai titik tolak lahirnya filsafat karena banyaknya filsafat yang terkenal muncul dari Yunani.


Hakikat adalah usaha prinsip yang menyatakan sesuatu adalah sesuatu itu. tujuan filsafat adalah mencari hakikat dari suatu objek secara mendalam.


dalam filsafat, pemikiran itu harus merupakan :
Refleksi : manusia menangkap objek secara intensionalitas dan sebagai hasil dari proses tersebut
Radikal : mencari pengetahuan sedalam-dalamnya. (radix : akar)
Integral : memperoleh pengetahuan yang utuh sebagai suatu keseluruhan


filsafat itu sendiri terbagi dua, yaitu umum dan khusus.

filsafat umum terbagi lagi atas tiga, yaitu :
1. Metafisika : antropologi, kosmologi,teodiceaei, dan ontologi
2. Epistemologi : logika, metodologi, dan epistemologi dasar
3. Aksiologi : etika dan estetika

sedangkan filsafat khusus terbagi atas dua, yaitu :
1. Keilmuan : filsafat ilmu umum dan filsafat ilmu khusus (filsafat psikologi, filsafat biologi, filsafat ilmu sosial, filsafat linguistik, filsafat matematika, filsafat ilmu fisik, dan filsafat interdisipliner)
2. Bidang Kehidupan : filsafat politik, filsafat ekonomi, filsafat hukum, filsafat budaya, filsafat agama, filsafat sejarah, dan lain-lain.


aliran filsafat berdasarkan aspek geo-kultur terbagi tiga, yaitu Barat, Timur, dan Timur Tengah.

1. Filsafat Barat
filsafat barat berkembang dari tradisi falsafi orang Yunani Kuno dan dipelajari secara akademis di Eropa dan daerah jajahannya. filsafat barat itu sendiri terbagi atas empat, yaitu :
a. Klasik : Thales, Socrates, Plato, Aristoteles, dan lain-lain
b. Pertengahan : Thomas Aquino
c. Modern : Descartes, Leibniz, Pascal, Spinoza, Hobbes, dan lain-lain
d: Post Modern (Kontemporer) : Foucault, Camus, Sartre, Habermas, Heidegger, dan lain-lain

2. Filsafat Timur
filsafat timur berkembang di Asia, khususnya di India dan Tiongkok, dan daerah-daerah lain yang dipengaruhi oleh budayanya. filsafat timur mempunyai ciri khas yaitu kedekatan hubungan filsafat dengan agama

3. Filsafat Timur Tengah
filsafat timur tengah merupakan ahli waris tradisi Filsafat Barat. Orang-orang Arab/Islam dan beberapa Yahudi yang menaklukkan daerah sekitar Laut Tengah menjumpai kebudayaan Yunani dengan tradisi falsafi mereka.


Filsafat Ilmu berarti penyelidikan tentang ciri-ciri pengetahuan ilmiah dan cara-cara memperolehnya. objek materialnya adalah pengetahuan ilmiah, filsafat ilmu dijadikan dasar keilmuan yang bersifat universal.


Ilmu merupakan akumulasi pengetahuan yang disistematisasikan, metodis, dan empiris.
-Ilmu sebagai proses : aktivitas penelitian.
-Ilmu sebagai prosedur : metode ilmiah
-Ilmu sebagai produk : pengetahuan sistematis

ilmu adalah bagian dari pengetahuan. ilmu atau pengetahuan ilmiah itu sendiri mempunyai ciri-ciri berobjek, bersistem, bermetode, dan universal. serta sifat ilmu adalah hasilnya akumulatif, kebenarannya relatif, dan objektif.

ada beberapa perbedaan dari pengetahuan ilmiah dan pengetahuan non-ilmiah. dari segi tujuannya, pengetahuan ilmiah mempunyai tujuan deskripsi, eksplanasi, dan prediksi, sedangkan pengetahuan non-ilmiah bertujuan untuk bertahan hidup dalam kehidupan sehari-hari (pragmatis). dari segi cara pemerolehannya pun berbeda. pengetahuan ilmiah diperoleh dengan cara metodis, sistematis, dan objektif, sedangkan pengetahuan non-ilmiah diperoleh dengan cara warisan budaya, tradisi, metode tidak penting, dan tidak objektif.

Sikap Ilmiah ada lima, yaitu :
1. tidak ada perasaan pamrih untuk mencapai objektivitas
2. melepaskan diri dari praandaian
3. selektif dalam pemilihan terhadap problema agar didukung fakta/gejala
4. relatif dan skeptis
5. universalitas

sekian yang dapat saya bagikan dalam post ini. semoga dapat berguna bagi kita semua, ya :)

sampai jumpa :3

sumber :
slide bahan ajaran Filsafat Ilmu, Logika, dan Penulisan Ilmiah pertemuan 2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar